Benarkah Harga Produk Apple Akan Segera ‘Menyusruk’ di Pasaran?

Hal tersebut berkaitan dengan hasil riset di media sosial akan produk baru besutan Apple
Apple menjadi salah satu produk yang merubah dunia tentu telah banyak diakui berbagai pihak. Inovasi yang mereka lakukan dalam membuat sebuah produk bahkan dianggap menjadi salah satu yang tersukses sepanjang sejarah. Siapa pun dan dari berbagai belahan dunia mana pun produk ini selalu larik bak kacang goreng. Lalu bagaimana, bila ada riset yang menyatakan produk Apple bakal ditinggalkan pasar?

Hal ini berkaitan dengan produk iPhone baru yang dikeluarkan Apple, yaitu iPhone XS, iPhone XS Max, dan iPhone XR, menuai banyak pro kontra dari masyarakat luas. Ada yang bilang ponsel ini praktis lantaran menerapkan dual SIM, tak sedikit juga suara miring bermunculan soal ketiadaan inovasi dan harganya tetap melambung tinggi.

Kondisi tersebut mendapat perhatian khusus dari firma pelacak sentimen media sosial. yaitu LikeFolio. Dengan melacak ribuan unggahan di media sosial, mereka menyimpulkan seberapa besar minat orang-orang dalam membeli smartphone anyar dari perusahaan pimpinan Tim Cook itu.

Hasilnya? jumlah orang yang berhasrat untuk membeli produk anyar dari Apple setelah diperkenalkanya trio iPhone dan satu smartwatch baru belum lama ini jadi yang terendah sejak 2015. Lalu, apa artinya bagi Apple?

“Ini bukan pertanda yang baik untuk Apple. Terakhir kali minat pembelian pasca presentasi mencapai titik serendah ini, penjualan Apple dari tahun ke tahun turun untuk pertama kalinya sejak 13 tahun,” ujar Andy Swan, founder LikeFolio.
Walau kelihatan remeh lantaran hanya berdasar dari komentar netizen di media sosial, data dari LikeFolio ini tidak bisa dikesampingkan begitu saja. Sentimen dari warganet ternyata memang bisa berperan besar dalam harga saham perusahaan asal Cupertino, California, Amerika Serikat.

Contohnya, saham Apple menguat selama sembilan bulan setelah memperkenalkan iPhone 8, iPhone 8 Plus, dan iPhone X. Hal tersebut disebabkan oleh keinginan kuat dari netizen yang banyak muncul di media sosial.

Dengan konsep serupa, perusahaan besutan Steve Jobs dan Steve Wozniak ini juga mengalami efek besar dari sentimen di media sosial. Dalam sembilan bulan pasca meluncurkan seri iPhone 6S dan iPad Pro, yang kurang mendapat sambutan baik, sahamnya anjlok 9,5% selama sembilan bulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *